Monday, June 30, 2014

Menginstal dan Menggunakan Aplikasi Driver Genius

Driver Genius atau yang biasa di sebut juga dengan Driver Backup adalah sebuah software/aplikasi yang berfungsi Meng-Backup Driver yang kita miliki tapi dengan syarat Driver nya sudah terinstal sebelumnya pada komputer yang Anda miliki . Driver yang bisa di Backup sepertiVideo Graphic CardEthernet CardSound Card, dsb. Berikut adalah Cara Menginstal dan Menggunakan Aplikasi Driver Genius ( Driver BackUp ) :
A. Menginstal Aplikasi Driver Genius :
1. Bukalah jendela Explorer (Ctril-E) atau tempat File Installan Anda simpan, kemudian klik lah 2x File Install Driver BackUp.

2. Kemudian Akan muncul pilahan bahasa yang kita pergunakan. Pada pilihan ini pilih saja English setelah itu Next.

3. Setelah itu Next karena tidak ada yang harus di setting.

4. Kemudian Installer akan membawa Anda ke License Agreement, untuk hal ini pilih I accept the agreement setelah itu Next lagi.

5. Setelah itu Installer akan menanyakan kepada Anda dimana akan meletakan program instalan tersebut (biarkan pada defaultnya). Kemudian Next lagi.

6. Kemudian centanglah kedua Option yang di sediakan oleh instaler Driver Genius. Next

7. Kemudian Next kembali karena tidak ada yang perlu di setting.

8. Kemudian Installer akan menanyakan kepada Anda, Apakah mau membuat Icon Driver Genius di Desktop Anda? Kalau Anda mau buat centanglah Option Create a dekstop icon setelah itu Next.

9. Kemudian Pilih Install untuk memulai Proses Instalasi.

10. Selanjutnya adalah Proses Penginstalan. Tunggulah beberapa menit untuk proses ini.

11. Proses Instalasi sudah selesai. Klik Finish untuk menyelesaikan Proses Instalasi.

B. Menggunakan Aplikasi Driver Genius :
1. Klik Icon Driver Genius yang telah Anda Instal tadi.

2. Kemudian akan muncul Unregistered Copy.
3. Setelah itu pilih Register Now. Kemudian isikan sesuai dengan ilustrasi yang saya buatkan , setelah itu klik Register.

4. Setelah proses registrasi selesai lakukanlah pengbackup-an driver. Kemudian Centanglah jenis Driver yang ingin Anda backup. Pada ilustrasi ini saya akan membackup semua driver yang Ada pada komputer saya.

5. Kemudian tentukan Backup Locationnya dan Start Backup.
6. Tunggulah sampai proses peng-backup selesai.

Macam-macam Troubleshooting pada RAM komputer

Dibawah ini adalah macam-macam kasus atau permasalahan yang sering terjadi pada RAM komputer,
berikut macam-macam kasus dan solusinya:



Kasus :
Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi
64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa
terdeteksi oleh Windows.
Solusi :
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada
waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan kapasitas
64 MB, lebih dari 64 MB tidak akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows,
semua RAM yang terpasang akan terdeteksi dengan baik, selama RAM yang
dipasang dalam kondisi bagus dan tidak rusak.

Kasus :
Laporan RAM. Ada kapasitas dari RAM sebesar 128KB atau 384KB yang tidak
pernah dilaporkan ketika melakukan proses booting.
Solusi:
Kondisi ini normal. Beberapa versi dari BIOS tidak akan menampilkan area
dari memori yaitu memori konvensional dan memori ekstended.

Kasus :
Sistem komputer menjadi lambat ketika ditambahkan beberapa memori.
Solusi:
Langkah pertama adalah, pastikan semua memori baru yang dipasang dikenali
dengan baik oleh BIOS atau Windows. Apabila motherboard tidak mendukung
penambahan memori dan hanya menerima kapasitas paling besar adalah 64MB, maka percuma saja menambah memori baru. Memori tetap bisa terpasang
tetapi efeknya bisa memperlambat kinerja komputer.

Kasus :
Menambah memori tetapi Win XP Prof tidak bisa berjalan dengan lancar.
Menambah memori sebesar 256MB dan 128 ke komputer. BIOS bisa
mendeteksi RAM yang sudah ditambahkam tersebut tetapi Windows tidak
berhasil mendeteksi bahkan tampilan di layar monitor menjadi biru.
Solusi :
Hal yang harus diperhatikan adalah RAM yang baru apakah cocok dan sesuai
dengan motherboard dan jenis RAM yang lain yang sudah terpasang
sebelumnya di motherboard. Kalau RAM tersebut tidak cocok, maka akan
mempengaruhi kinerja sistem bahkan mengakibatkan sistem tidak berjalan
dengan baik. Sebelum memasang RAM, hal yang sangat penting adalah
memperhatikan tipe dan PC dari RAM tersebut.

Kasus :
Identifikasi memori yang rusak. Ketika menghidupkan komputer, terdengar
bunyi beep dan komputer tidak mau booting.
Solusi :
Beep tersebut menandakan adanya perangkat keras yang melekat pada
motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum adalah kerusakan
terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari motherboard
kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang bersih.
Setelah dibersihkan pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah dipasang,
masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang baru.