Kali ini saya akan share
tentang konfigurasi os mikrotik menjadi gateway,DHCP Server, dan Routing.
Karena dari setiap konfigurasi yang dilakukan itu saling berhubungan.
Yang dibutuhkan:
- LAPTOP
- VMWARE
- OS MIKROTIK
- OS WINDOWS XP
- WINBOX
Yang dibutuhkan:
- LAPTOP
- VMWARE
- OS MIKROTIK
- OS WINDOWS XP
- WINBOX
Langkah awal yang harus
kita lakukan adalah mengecek apakah sudah terdapat interface dan terdapat IP
address di Mikrotik yang akan kita gunakan.
Langkah selanjutnya
masukan alamat IP address yang kita dapatkan dari provaider sebagai IP Public
misalkan. IP address=200.100.50.1, Gateway=200.100.50.254 dan DNS
Server=200.100.50.100, 200.100.50.101. Gunakan interface=ether1 sebagai network
IP Public.
Keterangan :
Ø Action : Aksi yang akan dilakukan pada
paket.
Ø Masquerade : alamat asal (IP local) akan
ditranslasikan ke IP public.
Ø Chain : proses yang akan dialami oleh
paket
Ø Out-interface : antarmuka pada router
sebagai jalan keluarnya paket.
Ø NAT : Network Address Translation
adalah salah satu fasilitas Router untuk meneruskan paket dari IP asal dan atau
ke IP tujuan.
Setelah melakukan
konfigurasi di Mikrotik Os, sekarang lakukanlah konfigurasi pada Laptop kita di
Vmnet8 sebagai server untuk meremote Mikrotik Os. Masukan ip address
200.100.50.3 dengan netmask 255.255.255.0 dan gateway alamat IP yang terdapat
di Mikrotik yaitu 200.100.50.1
Lakukan cek pada
mikrotik terhadap IP address dan IP dns server dengan cara.
Lakukan cek pada laptop
kita dengan cara ping melalui command prompt
Jika sudah terdapat
alamat IP yang kita setting, sekarang lakukan remote mikrotik melalui winbox.
Pada Connect to masukan alamat IP=200.100.50.1 dan Login=admin, lalu klik
button connect.
Lalu bisa melakukan remote seperti gambar dibawah ini
Sebelum ke langkah
selanjutnya menyetting mikrotik menjadi DHCP Server, perlunya kita menambah
interface di vmware terlebih dahulu cara seperti dibawah ini. Bila sudah
melakukan penambahan interface network adapter 2 lebih baik melakukan restart
pada os mikrotiknya dengan perintah (system reboot) lalu pilih yes.
Konfigurai IP Public
atau Mikrotik sebagai Gateway telah selesai kita lakukan, sekarang saatnya
lakukan konfigurasi IP Local pada Mikrotik. Untuk IP Local kita gunakan
IP=192.168.28.1/24 dengan range DHCP 192.168.28.10-192.168.28.30
Selanjutnya Lakukan
konfigurasi pada client dengan memberikan opsi “Obtain IP address
automatically” dan “Obtain DNS server address automatically” pada Internet
Protocol (TCP/IP) Properties di os windows xp yang terdapat di vmware.
Jika sudah melakukan
konfigurasi, lakukan pengecekan ip dengan cara ping ke ip gateway. Jika
terlihat jawaban Reply from maka konfigurasi telah berhasil seperti gambar
dibawah
Selanjutnya akan
melakukan konfigurasi mikrotik sebagai routing, Langkah awal yang harus kita
lakukan adalah menambahkan interface network adapter 3 dengan status Host-Only.
Setelah menambahkan
Network Adapter menjadi 3 buah, sekarang cek dengan cara memasukan perintah
interface print dan ip address print. Perintah pertama adalah masukan alamat
untuk IP Local dengan IP 10.10.10.1/8 pada interface ether3.
Setelah melakukan
konfigurasi di Mikrotik Os, sekarang lakukanlah konfigurasi pada Laptop kita di
Vmnet1 sebagai client. Masukan ip address 10.10.10.2/8.
Langkah terakhir adalah
melakukan test jaringan dengan cara ping ke semua alamat yang terdapat di
Mikrotik dan dengan remote dari winbox. Pastikan keadaan Firewall off.



























